Home > Action > Streaming Batman Ninja (2018) BluRay MP4 & MKV
[tabs type="horizontal"] [tabs_head] [tab_title] Trailer [/tab_title] [tab_title] 480p Openload[/tab_title] [tab_title] 720p GoogleDrive[/tab_title] [/tabs_head] [tab]
[/tab] [tab]
[/tab] [tab]
[/tab] [/tabs]

Nonton Batman Ninja (2018) 480p & 720p Subtitle Indonesia

[imdb]http://imdb.com/title/tt7451284[/imdb]

Streaming Batman Ninja (2018) BluRay MP4 & MKV

While battling Gorilla Grodd at Arkham Asylum, Batman is caught in Grodd’s Quake Engine time displacement machine and sent to Feudal Japan. There, he is chased by samurai working for the Joker. During his escape, Batman meets up with Catwoman, who reveals everyone else arrived two years earlier (due to Batman being in the outermost area affected by the Quake Engine.) He learns from her that all of Gotham City’s top criminals have become feudal lords after deceiving the Sengoku daimyō, battling each other until only one state remains. In order to stop the villains from changing history, Batman and Catwoman must get to the Quake Engine in Arkham Castle (formerly the asylum). Batman discovers that Alfred Pennyworth is also in the past and has built a Batcave outside Edo.

Review Indonesia

Review Indonesia

Sungguh tak bisa dimengerti, DC Comics nyaris selalu gagal secara kritik film live-action-nya, khususnya DC Extended Universe (DCEU), namun begitu kontras dengan pencapaian divisi animasi home video-nya. Beberapa film animasi panjangnya, amat brilian serta jauh berkualitas, sebut saja The Dark Knight Return Part 1 & 2, Justice League Dark, hingga baru lalu Lego DC Comics Superhero: The Flash. Melalui medium animasi ini, para kreatornya mampu mengeksplorasi tema, kisah, bahkan pendekatan estetiknya ke level baru yang belum pernah tersentuh sebelumnya. Satu contoh terbaru, Batman: Gotham the Gaslight yang membawa setting kota Gotham ke era Victoria dan mengkombinasi plotnya dengan kisah Jack the Ripper. Kali ini, Batman Ninja membawa lebih jauh lagi melalui pendekatan estetik unik serta plot brilian, dengan banyak tribute lokalnya. Batman Ninja digarap oleh sineas asal Jepang, Junpei Mizusaki serta desain karakter animasinya oleh Takasho Okazaki yang juga menggarap komik manga Afro Samurai.

Sekalipun setting kisah berada jauh di era silam, namun penjelasan logis kisahnya bukannya tak terabaikan begitu saja. Alkisah, Batman tengah mencegah rencana jahat Gorilla Grodd di Arkham Asylum Gotham, namun satu kecelakaan besar terjadi hingga mesin waktu Grodd membawa mereka ke era feodal di Jepang. Tanpa diduga Batman, mesin tersebut ternyata juga membawa seluruh musuh bebuyutannya, yakni Joker, Harley Quinn, Two Face, Penguin, Poison Ivy, hingga Death Stroke yang kini telah menguasai wilayah Jepang. Batman berusaha mencegah rencana jahat Joker dan kembali ke masa depan dengan dibantu rekan-rekannya yang ternyata ikut pula terbawa dalam perjalanan waktu ini.

Kisah Batman versus Joker tentu tak asing bagi kita, namun kini setting kisahnya yang membuat plotnya menjadi lebih bergairah. Dengan sentuhan estetik sineasnya yang berdarah lokal membawa nuansa era feodalisme begitu pas berpadu dengan plotnya. Di era silam ini, Joker tetaplah Joker yang gemar bermain-main dengan sang jagoan. Batman tetaplah Batman yang selalu menjaga kode etiknya yang tak bisa membunuh musuhnya. Intrik demi intrik cerita berlangsung walau ending-nya tak sulit untuk kita tebak. Aksi pertarungan pun layaknya seri anime yang selalu tak ada habisnya, jatuh, bangkit, jatuh dan bangkit lagi. Sedikit mengesalkan juga karena seolah mereka selalu punya senjata andalan yang mereka simpan, yang tak ada habisnya. Kisahnya juga mengkombinasi subgenre kaiju (monster/robot raksasa) walau tak masuk akal, namun bolehlah jika dimaksudkan sebagai tribute. Setidaknya sebuah upaya yang memang unik dan segar untuk genrenya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.